Bukan Waktunya Malas-Malasan

Aries Susanti Rahayu

Hai Climber! Spiderwoman Aries Susanti Rahayu memiliki rutinitas sendiri selama di rumah saja karena pandemi Covid-19. Waktu di rumah saja tidak lantas ia gunakan untuk malas-malasan.

Justru atlet kelahiran Grobogan, Jawa Tengah ini mengisi waktunya dengan kegiatan bermanfaat seperti berlatih menjaga kebugaran.

Sebagai atlet sport climbing unggulan, ia menyadari untuk bertanggung jawab akan kondisi kebugaran tubuhnya. Sehingga ketika latihan bisa dilakukan bersama tim, ia bisa langsung tancap gas.

Ada beberapa latihan rutin yang ia lakukan di rumah. Misalnya saja pull up, sit up, push up, mountain climber, high knee, squat plank, hingga skipping.

Dalam berlatih ia memakai peralatan yang dimiliki misalnya ketika melakukan squat ia memanfaatkan beban berupa barbel. Namun, ia juga memanfaatkan lingkungan rumahnya dalam berlatih. Contohnya saat peraih emas Asian Games 2018 ini melakukan pull up. Aries memanfaatkan kusen pintu.

Meskipun berat dan menghabiskan tenaga, ia tetap bersemangat. Ia berusaha selalu aktif berolahraga agar tetap bugar dan terhindar dari Covid-19.

Similar Posts

  • Tebing Citatah, Tempat Favorit Manjat dan Lahirnya Para Legenda

    Hi Climber, alam Indonesia tak perlu lagi diragukan keindahannya. Mulai dari laut, sungai, hutan, pegunungan, hingga tebing menjulang siap memanjakan mata para penikmatnya. Tebing di Indonesia pun memiliki keunikan sendiri. Tak hanya sebagai wujud keagungan Sang Pencipta, tebing-tebing ini juga tempat menempa kemampuan para pemanjat tebing dan beberapa legenda lahir di sana. Tebing Citatah merupakan…

  • 10 Atlet Panjat Tebing Junior Lolos Masuk Pelatnas

    Hai Climber, Sebanyak 10 atlet panjat tebing junior dinyatakan lolos seleksi timnas junior panjat tebing Indonesia dan akan mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) PP FPTI di Jakarta. Kesepuluh atlet yang lolos, terdiri dari 4 atlet putra dan 6 atlet putri, dengan rentang usia 15-17 tahun. Mereka adalah Musawir (Aceh), Moh. Ferza Fernanda Abdi (Kalimantan Selatan),…

  • Nekad Panjat Kubah Planetarium, Demi Kenalkan Panjat Tebing di Indonesia

    Hai Climber! Ada beragam cara dilakukan para pemanjat, untuk mengenalkan olah raga panjat tebing di Indonesia. Salah satunya, aksi nekad yang dilakukan Harry Suliztiarto dan Agoes Resmonohadi Ekapoetra. Aksi dua mahasiswa ini, membuat gempar warga Jakarta pada 42 tahun yang lalu. Tepatnya pada tanggal 5 Desember 1979. Warga yang melewati jalan Cikini kaget, melihat kemunculan…

  • Pecahkan Rekor Dunia, Tim Speed Relay Putri Raih Emas di Asian Beach Games

    Sanya – Duo Putri Speed Relay Timnas Panjat Tebing Indonesia sukses menyabet medali emas pada perlombaan panjat tebing disiplin speed relay di Asian Beach Games Sanya 2026 pada Rabu, 29/04. Kemenangan Desak dan Asih menjadi sempurna tatkala keduanya juga berhasil memecahkan rekor dunia speed relay putri dengan catatan waktu 13,174 detik saat bermain di semifinal…

  • Semangat Lagi, Mohawk Lagi

    Hai Climber, gaya rambut nyeleneh menjadi ciri khas Babon alias Aspar Jaelolo. Berbagai gaya dan warna rambut ia coba dan sudah menjadi bagian jati diri sebagai seorang pemanjat tebing. Mulai dari mohawk hingga cicak.

  • Indonesia Raih 2 Medali dan Amankan 5 Tiket Tambahan ke Asian Games 2026 di Meishan

    Meishan, Tiongkok – Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia sukses menorehkan prestasi gemilang pada hari kedua kejuaraan World Climbing Asia Championship Meishan 2026. Selain membawa pulang satu medali emas dan satu medali perunggu, Indonesia juga memastikan lima atlet tambahan lolos kualifikasi menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Emas Desak Made dan Perunggu Veddriq Leonardo Di…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *