Indonesia Raih 2 Medali dan Amankan 5 Tiket Tambahan ke Asian Games 2026 di Meishan

Indonesia Raih 2 Medali dan Amankan 5 Tiket Tambahan ke Asian Games 2026 di Meishan

Meishan, Tiongkok – Tim Nasional Panjat Tebing Indonesia sukses menorehkan prestasi gemilang pada hari kedua kejuaraan World Climbing Asia Championship Meishan 2026. Selain membawa pulang satu medali emas dan satu medali perunggu, Indonesia juga memastikan lima atlet tambahan lolos kualifikasi menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.

Emas Desak Made dan Perunggu Veddriq Leonardo

Di nomor Speed Putri, Desak Made Rita Kusuma Dewi tampil perkasa dengan meraih medali emas. Pada babak big final, Desak menumbangkan wakil tuan rumah, Zhou Yafei, dengan catatan waktu tajam 6,07 detik, mengungguli Zhou yang mencatatkan 6,47 detik. Kemenangan ini sekaligus mengunci tiket otomatis Desak ke Asian Games 2026.

Sementara itu di nomor Speed Putra, Veddriq Leonardo berhasil mengamankan medali perunggu setelah memenangi partai small final. Veddriq mencatatkan waktu 5,15 detik saat mengalahkan wakil Tiongkok, Ling Yongzhi, yang mengalami fall. Meski meraih perunggu, Veddriq tetap dipastikan mengamankan tempat di skuad Asian Games mendatang.

Indonesia Raih 2 Medali dan Amankan 5 Tiket Tambahan ke Asian Games 2026 di Meishan Indonesia Raih 2 Medali dan Amankan 5 Tiket Tambahan ke Asian Games 2026 di Meishan

Indonesia Raih 2 Medali dan Amankan 5 Tiket Tambahan ke Asian Games 2026 di Meishan Indonesia Raih 2 Medali dan Amankan 5 Tiket Tambahan ke Asian Games 2026 di Meishan
Selain para peraih medali, performa konsisten atlet Indonesia lainnya juga membuahkan hasil dalam perebutan tiket kualifikasi ke Asian Games 2026. Sesuai regulasi kuota maksimal dua atlet per negara untuk tiap gender, Indonesia berhasil meloloskan tiga nama lainnya dari disiplin Speed dan Boulder:

1. Aditya Tri Syahria (Speed Putra): Finis di urutan ke-6. Di perempat final, ia mencatatkan waktu 5,37 detik saat menghadapi rekan setimnya, Veddriq Leonardo (5,01 detik).

2. Berthdigna Devi Surya Kusuma (Speed Putri): Mengamankan posisi ke-5 setelah mencatatkan waktu 6,73 detik pada babak perempat final melawan Desak Made (6,48 detik).

3. Raviandi Ramadhan (Boulder Putra): Sukses melaju hingga babak semifinal. Raviandi menempati peringkat ke-22 di kualifikasi dengan poin 69,4 dan menempati peringkat ke-11 pada babak semifinal dengan poin 49,9. Hasil ini cukup membawanya menyusul saudara kembarnya yang telah lebih dulu lolos pada World Climbing Championships Seoul 2025 lalu.

Total 8 Atlet Indonesia Lolos ke Aichi-Nagoya

Dengan tambahan hasil dari Meishan, sejauh ini Indonesia telah mengamankan total 8 tiket menuju Asian Games 2026 dengan rincian sebagai berikut:

2 Atlet Speed Putra

2 Atlet Speed Putri

2 Atlet Boulder Putra

1 Atlet Lead Putra

1 Atlet Lead Putri

Kejuaraan World Climbing Asia Championship Meishan 2026 masih menyisakan tiga hari kompetisi yang masih memperlombakan disiplin Lead putra dan putri. Indonesia masih memiliki peluang besar untuk menambah keterwakilan atletnya untuk melaju ke Asian Games 2026.

Similar Posts

  • Jatim dan Jateng Berbagi Puncak Klasemen Panjat Tebing Pomnas XVIII 2023 Kalsel

    Kontingen Jawa Timur dan Jawa Tengah berbagi puncak klasemen akhir perolehan medali cabang olahraga panjat tebing dalam Pomnas XVIII 2023 di Pelaihari, Kalimantan Selatan, 15 – 21 November 2023. Baik Jatim maupun Jateng, sama-sama mengoleksi dua medali emas, dua perak, dan dua perunggu. Sementara itu, kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta menduduki posisi ketiga dengan satu emas…

  • FPTI Optimistis Masa Depan Panjat Tebing Gemilang

    Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) semakin bersiap dan mematangkan strategi untuk membuat prestasi panjat tebing semakin cemerlang. FPTI tengah merancang program nasional bersama dalam rapat kerja nasional (Rakernas) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) 2021 di Jakarta, 9-10 Desember 2021. Ketua Umum PP FPTI Yenny Wahid mengatakan panjat tebing merupakan salah satu cabang olahraga yang diprioritaskan…

  • Popnas XVII Jakarta DI Yogyakarta Sukses Pertahankan Dominasi Speed Relay Putri

    Jakarta-Daerah Istimewa Yogyakarta sukses mempertahankan dominasi nomor speed relay putri setelah meraih medali emas dalam final Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) yang digelar Rabu (5/11) petang. Melawan Jawa Timur di big final, kontingen Daerah Istimewa Yogyakarta yang diperkuat Alfathania Alamanda, Hanifah Nur dan Tiara Fatimah Raihana berhasil unggul dengan catatan waktu 30,80 detik. Sedangkan Jawa…

  • CLIMBING HISTORY: Mempertahankan Tradisi Juara Speed Dalam Asian Champhionship 2018 Jepang  

    Hai Climber, Kota Kurayoshi di Perfecture Tottori, Jepang, menjadi saksi ketangguhan Timnas Panjat Tebing Indonesia dalam kejuraan kelas dunia. Dalam ajang Asian Championship yang digelar 7 – 11 November 2018, Alfian M. Fajri, Aspar Jaelolo, Sabri, Agustina Sari dan Aries Susanti Rahayu, sukses mengharumkan bangsa Indonesia dengan memborong 5 dari 6 medali dalam nomor Speed…

  • Kembali Banggakan Indonesia, Veddriq Raih Emas Speed Putra World Cup Villars

    Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo. Pemegang rekor dunia speed putra ini berhasil menyabet medali emas speed putra dalam IFSC Climbing World Cup Villars, Swiss, Sabtu (3/7/2021). Dalam babak final, Veddriq harus berhadapan dengan atlet Rusia Dmitrii Timofeev. Veddriq melaju kencang seolah ingin memecahkan rekornya sendiri ketika berlaga di IFSC Climbing…

  • Kilas Balik Panjat Tebing 2020

    Hai Climber! Melalui tahun 2020, memang tak mudah. Pandemi Covid-19 yang mulai merebak sejak akhir tahun 2019, tak disangka memberikan dampak begitu besar. Termasuk bagi dunia panjat tebing Indonesia. Pada bulan Maret 2020, sejumlah pihak mengumumkan penundaan berbagai ajang kejuaraan, baik di tingkat nasional maupun dunia. Termasuk Olimpiade Tokyo yang awalnya dijadwalkan digelar 24 Juli-9 Agustus…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *