National Series 2 Piala Bupati Kutai Timur Hari ke-2, Atlet Cilik Kutai Timur Kembali Raih Emas

National Series 2 Piala Bupati Kutai Timur Hari ke-2, Atlet Cilik Kutai Timur Kembali Raih Emas

Kutai Timur–Atlet cilik dari FPTI Kutai Timur Mujahid Jasir, berhasil menambah pundi-pundi emas tuan rumah setelah dalam final nomor lead U-11 putra yang digelar Rabu (22/10) petang berhasil menjadi nomor satu dan berhak mendapatkan medali emas.

Mujahid berhasil “come back” setelah di babak kualifikasi menempati urutan empat. Di babak final, meski tidak mencapai top, namun dengan raihan nilai 37+, Mujahid menjadi yang terbaik.

Ada pun medali perak dan perunggu masing-masing diraih Kevin Davindra Ernesto dari Mahakam Sport Climbing Club Tenggarong dan Bintang Kaesar Rizky Handoko dari FPTI Balikpapan.

Sementara di sektor putri, medali emas diraih Anyra Zahra dari SD Negeri 015 Balikpapan Selatan, Kabupaten Balikpapan. Dengan raihan nilai 35+, Anyra berhasil mengungguli dua atlet FPTI Kutai Timur Fhirnia Purnama Ramadhania Putri dan Zahra Almaira Rahman. Kedua atlet FPTI Kutai Timur ini masing-masing mendapatkan nilai 21+ dan 18 serta berhak mendapatkan mendali perak dan perunggu.
National Series 2 Piala Bupati Kutai Timur Hari ke-2, Atlet Cilik Kutai Timur Kembali Raih Emas
Dalam National Series 2 Piala Bupati Kutai Timur, Nomor lead U-11 hanya diikuti atlet-atlet dari Provinsi Kalimantan Timur.

“Kita ingin even ini menjadi pemantik bagi atlet-atlet usia dini. Meski mereka main di Kaltim, tapi atmosfernya adalah atmosfer even nasional. Apalagi, mereka juga akan menonton atlet-atlet elit nasional berlaga,” ungkap Ketua Umum FPTI Pengprov Kaltim Misbachul Choir usai mengalungkan medali.

***

Similar Posts

  • Pelantikan Ketua Umum FPTI Kota Yogyakarta

    Hai Climber, Ipung Purwandari resmi dilantik  sebagai Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Yogyakarta periode 2020-2024. Ketua harian FPTI DIY Amar Syah mengatakanApung Puwandari terpilih secara aklamasi untuk menjadi Ketua Umum FPTI Kota Yogyakarta melalui Musyawarah Kota (Muskot) di Yogyakarta di Aula KONI Kota Yogyakarta, 3 Oktober 2020. Ipung menggantikan Amar Syah yang…

  • Iuliia Kaplina, Atlet Speed Paling Sukses Sepanjang Masa Versi The World Games

    Hai Climber! Iuliia Kaplina masuk dalam jajaran atlet yang masuk deretan The World Games Greatest of All Time dan berhasil menempati posisi ke-12 di antara atlet-atlet kelas dunia cabang olah raga lainnya. Pooling pemilihan atlet yang masuk dalam daftar The World Games Greatest of All Time di launching pada tanggal 10 Desember 2020. Pooling dilakukan…

  • Pecah Rekor Lagi! Kiromal Katibin Catatkan 5.00 Detik di Chamonix

    Setelah Salt Lake City, Seoul, dan Villars, kali ini Chamonix yang beruntung menjadi saksi pemecahan rekor dunia oleh Kiromal Katibin. Pencapaian yang sangat luar biasa, 5.00 detik! 8 Juli 2022 waktu setempat merupakan kali ke-5 Katibin menjadi pria tercepat di dunia dalam pemanjatan wall speed. Rekor ini diperoleh pada ajang IFSC World Cup Chamonix yang…

  • Kilas Balik Asian Games 2018: Emas Pertama Panjat Tebing

    Hi Climber, 23 Agustus 2018 menjadi salah satu hari paling bersejarah bagi panjat tebing Indonesia. Untuk pertama kalinya cabang olah raga panjat tebing menyumbangkan medali emas dalam perhelatan bergengsi yang diikuti oleh 45 negara di Asia, yakni Asian Games 2018. Aries Susanti Rahayu menjadi atlet yang mempersembahkan emas pertama dari nomer speed world record putri…

  • Rock Climbing Festival Harau 2025 dibuka: Tebing Harau Ditetapkan sebagai “Bundo Kanduang” Panjat Tebing Indonesia

    Lima Puluh Kota — Gelaran akbar Rock Climbing Festival Harau 2025 resmi dibuka pada hari Rabu, 1 Oktober, dengan antusiasme yang sangat tinggi dari komunitas panjat tebing seluruh Indonesia. Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI), Yenny Wahid, hadir secara langsung untuk meresmikan festival yang berlangsung hingga Sabtu (4/10) mendatang di Lembah…

  • Bukan Waktunya Malas-Malasan

    Spiderwoman Aries Susanti Rahayu memiliki rutinitas sendiri selama di rumah saja karena pandemi Covid-19. Waktu di rumah saja tidak lantas ia gunakan untuk malas-malasan. Justru atlet kelahiran Grobogan, Jawa Tengah ini mengisi waktunya dengan kegiatan bermanfaat seperti berlatih menjaga kebugaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *