Muhammad Hinayah terlahir dari keluarga tidak mampu. Jangankan untuk beli sepatu panjat, untuk makan pun cukup susah. Namun, semangatnya untuk mengubah nasib melalui olahraga cukup kuat. Hinayah terpilih masuk dalam Timnas Panjat Tebing Asian Games 2018. Dari sinilah hidup Hinayah, “Wong Kito” dari palembang berubah.

Similar Posts

GEARS | Mengapa Atlet Panjat Menggunakan Teropong?
Teropong baik monocular maupun binocular memiliki peran penting bagi pemanjat untuk membantu menaklukkan jalur lead. Apalagi di perlombaan internasional di mana para route setter begitu jago membuat jalur dan menyembunyikan point untuk pegangan. Kali ini Planet Climber mengulas pentingnya teropong bagi para atlet panjat tebing dunia. Simak videonya yuk…

Festival Panjat Tebing Anak Nusantara: 350 Anak Ramaikan Pembukaan FAN
Pembukaan Festival Panjat Tebing Anak Nusantara pada Rabu (29/6) berlangsung meriah. Menampilkan tari Jampi Gugat dari Sanggar Seni Kinanti Sekar yang bersemangat, 350 pemanjat cilik tak ada yang beranjak. Semua antusias mengikuti. Pembukaan juga dihadiri Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PP FPTI Caly Setyawan dan Ketua Harian FPTI Pengprov Daerah Istimewa Jogjakarta Amar Syah

CLIMBING HISTORY | Dominasi Indonesia di Panjat Tebing
Indonesia berhasil menjadi juara umum di cabang olahraga panjat tebing setelah mendominasi perolehan medali baik di nomor perongangan maupun beregu. Di nomor perorangan putri Indonesia mendapatkan medali emas dan perak melalui Aries Susanti Rahayu dan Puji Lestari. Sedang di nomor perorangan putra, Indonesia mendapatkan medali perunggu melalui Aspar Jaelolo. Di nomor beregu, Indonesia merebut dua…

Enam Pemanjat Tebing Indonesia Siap Kibarkan Merah Putih di Tebing Tertinggi di Dunia
Jakarta – Hi Climbers, Enam pemanjat tebing Indonesia Big Wall Expedition (IBEX) telah bertolak ke Pakistan, Minggu (13/7). Keenam pemanjat panjat tebing ini bertekad untuk mengibarkan bendera Merah Putih di Nameless Tower, Trango Tower, Pakistan. Nameless Tower adalah salah satu tebing besar atau big wall yang dikenal paling tinggi di dunia, dengan rute pemanjatan tersulit…

SPOT | Uji Adrenalin di Tebing Gunung Api Purba Nglanggeran
Buat kamu yang hobi manjat, fardlu ‘ain bagi kamu untuk mencoba tebing Gunung Api Purba Nglanggeran. Ada puluhan jalur yang bisa kamu pilih. Mulai dari yang fun hingga yang menguji nyali. Kamu hanya perlu waktu 60 menit dari kota Jogjakarta untuk mencapai tebing ini. Oh ya, di tebing ini juga sudah ada pemandu wisata panjat…

BEST MOMENT | Tua-tua Keladi Abudzar Yulianto
Abudzar Yulianto menjadi atlet paling senior di skuad timnas panjat tebing Indonesia untuk Asian Games 2018. Meski demikian, konsistensinya mampu mengalahkan yunior-yuniornya dengan meraih medali emas nomor speed beregu putra. Konsistensi Abudzar juga teruji di berbagai kompetisi panjat tebing internasional. Wajar jika kemudian disebut sebagai tua-tua keladi.







