Bukan Hanya Sekali, Kiromal Katibin Pecahkan Rekor Dunia Dunia Dua Kali di IFSC World Cup Villars (Swiss)

Kiromal Katibin, atlet panjat tebing Indonesia kembali menorehkan rekor tercepat dunia di nomor speed putra di IFSC World Cup 2022 ynag bertempat di Villars, Swiss pada Kamis, (30/06) waktu Swiss. Bukan hanya sekali, di sesi kualifikasi pertama ia menorehkan catatan waktu 5,09 detik. Dan di kualifikasi kedua, ia kembali mempertajam rekornya dengan catatan waktu 5,04 detik.

Hal ini menambah panjang daftar catatan waktu tercepatnya setelah sebelumnya memecahkan rekor yang sama dengan catatan waktu 5,14 di Salt Lake City, AS.

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia, Yenny Wahid berterima kasih dan bangga terhadap pencapain tersebut.

Kiromal Katibin pun masih berpeluang mempertajam rekornya kembali di sesi final yang akan dilaksanakan hari ini.

Kiromal Katibin juga tidak sendiri, dia berhasil melaju ke babak final bersama empat atlet lainnya di nomor speed putra, yaitu Leonardo Veddriq, Muhammad Fajri Alfian, Rahmad Adi Mulyono, dan Zanal Aripin.

Sementara itu, di nomor speed putri, tiga atlet berhasil melaju ke babak final hari ini, yaitu Made Desak Rita Kusuma Dewi, Rajiah Salsabillah, dan Nurul Iqamah. Rencananya, babak final akan dilaksanakan pada hari ini atau 1 Juli Waktu Swiss.

Dengan melajunya mereka ke babak final hari ini, Yenny pun berharap para atlet akan mampu mempertahankan prestasi seperti seri World Cup sebelumnya dan bahkan mempertajamnya. Ia juga menaruh harapan yang besar kepada para atlet di nomor putri.

Similar Posts

  • Panjat Tebing Indonesia Kawinkan Perak Speed Relay di Asian Games 2022

    Tim panjat tebing Indonesia kembali mengumpulkan medali dalam 19th Asian Games di Hangzhou, China. Kali ini, Indonesia mampu mengawinkan medali perak untuk kategori speed relay putra dan putri. Sayangnya, capaian ini menunjukkan penurunan jika dibandingkan pada Asian Games 2018 di mana di nomor yang sama Indonesia mampu mengawinkan medali emas. Pada final speed relay, Rabu…

  • Tari Jampi Gugat Buka Festival Panjat Tebing Anak Nusantara

    Tari Jampi Gugat persembahan Sanggar Seni Kinanti Sekar menjadi pembuka Festival Panjat Tebing Anak Nusantara yang digelar di kompleks stadion Mandala Krida Jogjakarta, Rabu (29/6). Dibawakan lima bocah perempuan asuhan penari dan koreografer Kinanti Sekar Rahina, tari Jampi Gugat merupakan kreasi baru yang menggambarkan semangat dan gairah. Semangat Tari Jampi Gugat inilah yang diharapkan penyelenggara…

  • All Indonesia Final Speed Putra di Seri Terakhir IFSC World Cup 2022 Jakarta

    Jakarta – Indonesia mampu menciptakan Indonesia Men’s speed final antara Kiromal Katibin dengan Aspar Jaelolo. Pertandingan antara keduanya pun berjalan sangat seru apalagi SCBD Lot 16-17 dipadati oleh para pendukung Indonesia yang turut serta mendukung para atlet kebanggaan mereka berlaga. Pertandingan antara keduanya dimenangkan Aspar Jaelolo dengan catatan waktu 5,39 detik. Sedangkan Kiromal Katibin yang…

  • Inilah Atlet Panjat Tebing yang Memiliki Tiket ke Olimpiade

    International Federation of Sport Climbing (IFSC) telah mengumumkan nama-nama pemanjat tebing yang lolos kualifikasi dan berhak atas tiket ke Olimpiade Tokyo. Dalam daftar tersebut, IFSC mencantumkan 19 nama pemanjat tebing wanita dan 19 pemanjat tebing laki-laki dari berbagai negara. Selama IOC Session ke-129 di Rio de Janeiro 2016, the International Olympic Committee (IOC) menambahkan Sport…

  • Kembali Banggakan Indonesia, Veddriq Raih Emas Speed Putra World Cup Villars

    Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo. Pemegang rekor dunia speed putra ini berhasil menyabet medali emas speed putra dalam IFSC Climbing World Cup Villars, Swiss, Sabtu (3/7/2021). Dalam babak final, Veddriq harus berhadapan dengan atlet Rusia Dmitrii Timofeev. Veddriq melaju kencang seolah ingin memecahkan rekornya sendiri ketika berlaga di IFSC Climbing…

  • Berawal dari Iseng, Kini Sabri Jadi Atlet Panjat Tebing Andal

    Hai Climber, siapa sangka keisengan bisa berbuah menjadi sebuah prestasi kalau ditekuni. Setidaknya pengalaman itulah yang dirasakan Sabri, atlet panjat tebing kelahiran Nunukan, Kalimantan Utara ini. Berawal dari iseng berlatih panjat tebing, ia justru mampu menorehkan banyak prestasi untuk Indonesia. Asian Youth Championship tahun 2011 di Singapura dan Asian Youth Championship 2013 di Surabaya adalah…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *