PROFIL | Isma Tukha dan Semangat Pemanjat Anak Pasangan Tuna Netra

PROFIL Isma Tukha dan Semangat Pemanjat Anak Pasangan Tuna Netra

Isma Tukha baru berumur 14 tahun. Namun, belasan medali sudah ia raih dari berbagai kejuaraan panjat tebing di Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya. Bukan raihan medali yang membuat kita harus menaruh hormat, tapi, semangatnya melawan keterbatasan ekonomi yang harus kita puji.

Isma, lahir dari pasangan tuna netra yang mengandalkan hidup dari jasa pijat. Simak kisah Isma selengkapnya…

Similar Posts

  • CLIMBING HISTORY | Taklukkan Jepang, Kuasai Asia

    November 2018 menjadi pembuktian tim nasional panjat tebing Indonesia. Tidak hanya jago kandang, timnas panjat tebing Indonesia mampu mendominasi kejuaraan Asian Championship 2018 yang digelar di prefektur Kurayoshi, Jepang. Indonesia menguasai seluruh podium speed dan hanya menyisakan satu untuk Song Yi Ling dari China. Planet Climber membagikan sejarah ini untuk Anda semua.

  • VIDEO | 5 Momen Terbaik Aries Susanti Rahayu 2018

    Tahun 2018 menjadi tahun kebangkitan Indonesia di ajang panjat tebing dunia. Aries Susanti Rahayu menggebrak dengan meraih tiga medali emas di ajang IFSC WorldCup dan dua emas di Asian Games 2018 Palembang. Planet Climber merangkum lima momen istimewa tersebut dalam video ini.

  • Festival Panjat Tebing Anak Nusantara: Final Speed U13-15

    Setiap kegiatan di Festival Panjat Tebing Anak Nusantara 2022 selalu berlangsung meriah, termasuk babak Final Speed 13-15 tahun. Final ini berlangsung pada hari Jum’at, 1 Juli. Buat Climber Kids dan para penonton yang sudah meramaikan, kamu keren banget!

  • VIDEO | Climbing at Home Nurul Iqamah

    Atlet panjat tebing peraih tiga medali emas Asian Championship 2019 Nurul Iqamah memanfaatkan interior rumahnya untuk berlatih di masa pandemi covid-19. Barang tentu ini tidak ideal, tapi, inilah yang paling mungkin dilakukan para atlet panjat di saat semua kegiatan di luar ruangan terhenti.

  • BEST MOMENT | Wong Kito Menggebrak Dunia

    Muhammad Hinayah terlahir dari keluarga tidak mampu. Jangankan untuk beli sepatu panjat, untuk makan pun cukup susah. Namun, semangatnya untuk mengubah nasib melalui olahraga cukup kuat. Hinayah terpilih masuk dalam Timnas Panjat Tebing Asian Games 2018. Dari sinilah hidup Hinayah, “Wong Kito” dari palembang berubah.

  • SPOT | Uji Adrenalin di Tebing Gunung Api Purba Nglanggeran

    Buat kamu yang hobi manjat, fardlu ‘ain bagi kamu untuk mencoba tebing Gunung Api Purba Nglanggeran. Ada puluhan jalur yang bisa kamu pilih. Mulai dari yang fun hingga yang menguji nyali. Kamu hanya perlu waktu 60 menit dari kota Jogjakarta untuk mencapai tebing ini. Oh ya, di tebing ini juga sudah ada pemandu wisata panjat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *