Panjat Tebing Indonesia Kawinkan Perak Speed Relay di Asian Games 2022

Tim panjat tebing Indonesia kembali mengumpulkan medali dalam 19th Asian Games di Hangzhou, China. Kali ini, Indonesia mampu mengawinkan medali perak untuk kategori speed relay putra dan putri. Sayangnya, capaian ini menunjukkan penurunan jika dibandingkan pada Asian Games 2018 di mana di nomor yang sama Indonesia mampu mengawinkan medali emas.

Pada final speed relay, Rabu (4/10/2023) tim Speed Relay Putri Indonesia berhadapan dengan tim speed relay putri China. Tim yang terdiri dari Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Salsabillah, dan Nurul Iqamah ini harus mengakui keunggulan tim China.

Tim speed relay Indonesia harus puas di tempat kedua setelah mencatatkan waktu total 23,50 detik. Sementara tim speed relay putri China yang finis dengan catatan waktu 20,92 detik.

Adapum tim Speed Relay Putra Indonesia harus mengalami false start saat menghadapi tim Speed Relay Putra China di final. Dengan hasil ini, Indonesia otomatis hanya bisa mendapatkan medali perak. Tim speed relay putra Indonesia sendiri diperkuat oleh Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, dan Rahmad Adi Mulyono.

Capaian ini tentu tak secemerlang capaian pada Asian Games 2018 yang digelar di Indonesia. Saat itu, Indonesia mampu mengawinkan emas untuk nomor speed relay. Tak hanya itu, Indonesia juga menyabet perak dari speed relay putra.

Di Asian Games 2018, Indonesia mempersembahkan 6 medali yakni 3 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Raihan ini melampaui target awal 2 emas dari pelatih.

Bertanding di kandang sendiri memang bukan soal adu fisik semata. Psikis para atlet juga semakin tertantang kala teriakan dukungan dari tribun penonton begitu riuh.

Medali emas dipersembahkan dari nomor speed WR putri (Aries), speed relay putri (Aries-Puji Lestari, Rajiah Salsabilah), dan speed relay putra (Abudzar Zulianto, M Hinayah, Rindi Sufriyanto).

Untuk medali perak diraih dari nomor speed WR putri (Puji Lestari) dan speed relay putra (Aspar, Alfian M Fajri, Sabri). Sedangkan medali perunggu dari nomor speed WR putra (Aspar).

Similar Posts

  • Tim Ekspedisi Merah Putih 2025 Hari Ini Mulai Trekking di Nameless Tower Pakistan

    Islamabad – Hi Climbers, setelah tiba di Islamabad, Selasa (15/7), hari ini Tim Ekspedisi Merah Putih Trango Tower 2025 (EMPTT2025) akan memulai trekking di Nameless Tower, Trenggo Tower, Pakistan. Sebelumnya,  kedatangan enam pemanjat tebing Indonesia Big Wall Expedition (IBEX) bersama tim disambut baik oleh Duta Besar RI LBBP Letjen TNI (Purn) Chandra Warsenanto Sukotjo. Sebagai…

  • Mei, Bulan ‘Lahirnya’ si Spiderwoman

    Climber, Mei merupakan bulan yang istimewa dan berkesan untuk Aries Susanti. Dua tahun lalu, tepatnya 6 Mei 2018, atlet asal Grobogan, Jawa Tengah ini pertama kalinya menyandang gelar dunia. Sejak saat itulah, ia dijuluki Spiderwoman.

  • Memanfaatkan Teropong untuk Strategi Taklukkan Papan Lead

    Hai Climber, dalam setiap pertandingan panjat tebing nomor lead, para atlet akan diberikan waktu untuk mengamati jalur yang disusun para route setter. Dalam pertandingan besar, biasanya ada atlet yang membawa teropong dalam pengamatan itu. Menurut Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Indonesia Judistiro, penggunaan teropong itu sah-sah saja dan menjadi kunci menentukan strategi. Dalam setiap pertandingan khususnya…

  • 4 Tiket Olimpiade Cabor Panjat Tebing Diperebutkan di IFSC Asian Qualifier

    Para atlet panjat tebing terbaik benua Asia bertemu du Jakarta dalam ajang IFSC Asian Qualifier. Mereka kembali tampil, beberapa pekan setelah Asian Games di mana panjat tebing tampil untuk kedua kalinya dalam ajang itu. Ada empat tiket ke Olimpiade Paris 2024 yang diperebutkan dalam IFSC Asian Qualifier yang digelar 9-12 November 2023 di Jakarta ini….

  • Indonesia Raih 3 Emas Tambahan, Total 5 Emas di ASEAN Climbing Championship 2025

    Putrajaya, Malaysia (6 Juli 2025) – Kontingen Panjat Tebing Indonesia kembali mengukir sejarah di hari terakhir ASEAN Climbing Championship 2025 yang diselenggarakan di Putrajaya, Malaysia, (06/07). Setelah meraih 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu di hari sebelumnya, Indonesia berhasil menambah 3 medali emas lagi, menjadikan total perolehan medali 5 emas, 1 perak, dan 1…

  • Tebing Citatah, Tempat Favorit Manjat dan Lahirnya Para Legenda

    Hi Climber, alam Indonesia tak perlu lagi diragukan keindahannya. Mulai dari laut, sungai, hutan, pegunungan, hingga tebing menjulang siap memanjakan mata para penikmatnya. Tebing di Indonesia pun memiliki keunikan sendiri. Tak hanya sebagai wujud keagungan Sang Pencipta, tebing-tebing ini juga tempat menempa kemampuan para pemanjat tebing dan beberapa legenda lahir di sana. Tebing Citatah merupakan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *