Tak Ada Gym, Dapur pun Oke!

Untuk menjaga kesehatan banyak orang yang berlatih di gym. Niat itu terhalang pandemi Covid-19 yang memaksa untuk di rumah saja.

Tetapi, jangan khawatir. Climber tetap bisa berolahraga di rumah dengan memanfaatkan lingkungan sekitar rumah. Ibaratnya tiada rotan akar pun jadi, tiada alat gym bagian rumah pun oke. Itulah yang dilakukan Nurul Iqamah.

Atlet peraih tiga emas di Asian Championship 2019 ini memanfaatkan dapur dan kusen pintu untuk tetap fit. Ia memakai kostum olahraga lengkap dengan sepatu.

Olahraga yang ia lakukan dimulai dengan menaiki countertop dapurnya. Kemudian ia merayap di antara dinding dengan menempelkan punggung di satu sisi dinding dan kaki di sisi dinding lainnya. Sesi olahraga ditutup dengan pull up dengan memanfaatkan kusen pintu.

Apa yang dilakukan atlet asal NTB ini memberikan motivasi kalau ada niat pasti ada jalan. Berolahraga di saat pandemi pun tetap bisa dilakukan tanpa keluar rumah. Manfaatkanlah lingkungan sekitar untuk tetap aktif. Stay healthy!

Similar Posts

  • 216 Atlet Panjat Tebing Ramaikan Kejurnas KU ke-XV

    Sebanyak 216 atlet meramaikan Kejuaraan Nasional Kelompok Umur ke–XV Federasi Panjat Tebing Indonesia yang digelar di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh. Kejurnas KU ini merupakan event yang ditunggu-tunggu karena penyelenggaraannya tahun lalu tidak dapat dilaksanakan lantaran pandemi. Ajang ini juga menjadi wadah silaturahmi semua Pengprov FPTI setelah hampir satu bulan selesainya PON XX Papua….

  • 31 Peserta Ikuti Kursus Juri dan Pembuat Jalur Panjat Tebing di DIY

    Pengurus Daerah (Pengda) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar kursus juri dan pembuat jalur panjat tebing, 14-17 Juli 2022. Sebanyak 31 peserta mengikuti kursus ini. Ketua Harian Pengda FPTI DIY yang juga merupakan ketua panitia kursus Amarsyah mengatakan peserta kursus berasal dari Pengkot FPTI Kota Jogja, Pengcab FPTI Bantul, Kulon Progo,…

  • Popnas XVII Jakarta, Jawa Tengah Kawinkan Emas Nomor Speed

    Jakarta–Kontingen Jawa Tengah sukses mengawinkan medali emas nomor speed world record melalui dua atletnya Aeifhel Tri Andika dan Rerynta Alfreandasyahayu. Aeifhel yang di babak kualifikasi menempati peringkat tiga berhasil memacu performanya hingga babak big final. Berhadapan dengan Hamman Fadhlurrahman dari Jawa Timur, Aefhel unggul jauh dengan catatan waktu 5,67 detik berbanding 7,84 detik. Hammam harus…

  • Tim Ekspedisi Merah Putih 2025 Hari Ini Mulai Trekking di Nameless Tower Pakistan

    Islamabad – Hi Climbers, setelah tiba di Islamabad, Selasa (15/7), hari ini Tim Ekspedisi Merah Putih Trango Tower 2025 (EMPTT2025) akan memulai trekking di Nameless Tower, Trenggo Tower, Pakistan. Sebelumnya,  kedatangan enam pemanjat tebing Indonesia Big Wall Expedition (IBEX) bersama tim disambut baik oleh Duta Besar RI LBBP Letjen TNI (Purn) Chandra Warsenanto Sukotjo. Sebagai…

  • Bassa Mawem Cetak Rekor Olimpiade di Speed WR Putra dengan 5,45 Detik

    Panjat tebing memulai debutnya di ajang Olimpiade Tokyo 2020 dengan mempertandingkan nomor combined. Momen bersejarah ini diwarnai pencatatan rekor oleh pemanjat asal Prancis Bassa Mawem untuk kategori speed world record, Selasa (3/8/2021). Dilansir dari laman Olympics.com, Bassa Mawem menjadi yang tercepat dalam babak kualifikasi nomor speed putra yang menjadi salah satu disiplin dari combined. Dalam…

  • Gandeng 4 Rekanan Baru, IFSC Perluas Siaran Event Panjat Tebing

    Kurang dari tiga bulan lagi menuju Olimpiade Tokyo 2020, International Federation of Sport Climbing (IFSC) pun mengumumkan perjanjian siaran baru dengan empat rekanan. Kesepakatan baru ini akan menambah cakupan liputan kompetisi IFSC baik siaran langsung maupun tunda melalui siaran televisi dan digitan di kawasan tambahan. Kesepakatan pertama dengan perusahaan siaran dari Italia, RAI Sport akan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *