Jawa Timur Kawinkan Dua Emas di Hari Pertama Kejurnas Panjat Tebing XIX FPTI 2025

Semarang — Kontingen Jawa Timur berhasil mengawinkan dua medali emas pada hari pertama Kejurnas Panjat Tebing XIX FPTI 2025. Dua emas tersebut diraih melalui nomor lead tim putri dan boulder tim putra yang berlangsung di Venue Panjat Tebing Jawa Tengah, GOR Jatidiri, Semarang, Selasa, (25/11).

Lead Tim Putri — Jawa Timur Amankan Emas

Pada nomor lead tim putri, tim Jawa Timur yang diperkuat Mayra Azalia Nabila, Alma Ariella Tsany, dan Iinas Nuur Ghoni tampil lebih baik dibanding babak kualifikasi dan menuntaskan final dengan total poin 1.73. Catatan tersebut mengantar mereka meraih medali emas.

Medali perak diraih Jawa Barat dengan 3.46 poin setelah tiga atletnya—Mar’atus Sholeha Triana Putri, Zeist Rumaisha Zehra Hanindra, dan Neyla Ayu Putri mencatat penyelesaian solid di jalur final.

Sementara itu, DI Yogyakarta mengamankan medali perunggu dengan total poin 3.87 melalui penampilan Sukma Lintang Cahyani, Naura Jinan Syarifah, dan Taqiyya Nur Aziza.

Boulder Tim Putra — Jatim Tambah Emas Kedua

Di nomor boulder tim putra, Jawa Timur kembali tampil konsisten. Empat atlet— Anfisa Splendida Davrila, Roger Hidayatullah, Putra Tri Ramadani, dan Fatchur Roji mencatat total skor 44.7, sekaligus memastikan medali emas kedua bagi kontingen.

Persaingan ketat terjadi dengan Jawa Barat, yang menutup final dengan 44.5 poin dan berhak atas medali perak, lewat kontribusi M. Malik Al Faris, Ardana Cikal Damarwulan, Ajis Widayat, dan Saint Thufail Al Intizhar Hanindra.

Kalimantan Selatan melengkapi podium dengan 44.0 poin, sehingga membawa pulang medali perunggu melalui penampilan Muhammad Azhar Ashiddiq, Ferza Fernanda Abdi, Muhammad Rizky Fadilah, dan Gusti Novaringga.

*

Similar Posts

  • Enam Pemanjat Tebing Indonesia Siap Kibarkan Merah Putih di Tebing Tertinggi di Dunia

    Jakarta – Hi Climbers, Enam pemanjat tebing Indonesia Big Wall Expedition (IBEX) telah bertolak ke Pakistan, Minggu (13/7). Keenam pemanjat panjat tebing ini bertekad untuk mengibarkan bendera Merah Putih di Nameless Tower, Trango Tower, Pakistan. Nameless Tower adalah salah satu tebing besar atau big wall yang dikenal paling tinggi di dunia, dengan rute pemanjatan tersulit…

  • Berawal dari Iseng, Kini Sabri Jadi Atlet Panjat Tebing Andal

    Hai Climber, siapa sangka keisengan bisa berbuah menjadi sebuah prestasi kalau ditekuni. Setidaknya pengalaman itulah yang dirasakan Sabri, atlet panjat tebing kelahiran Nunukan, Kalimantan Utara ini. Berawal dari iseng berlatih panjat tebing, ia justru mampu menorehkan banyak prestasi untuk Indonesia. Asian Youth Championship tahun 2011 di Singapura dan Asian Youth Championship 2013 di Surabaya adalah…

  • Veddriq Dukung Pembangunan Venue Panjat Tebing di Kota Pontianak

    PONTIANAK–Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berencana membangun venue panjat tebing di Kota Pontianak. Rencana itu mendapatkan sambutan positif dari Veddriq Leonardo, pemecah rekor dunia panjat tebing di kejuaraan International Federation of Sport Climbing (IFSC) di Seoul, Korea Selatan beberapa waktu lalu. Hal itu disampaikan Veddriq usai bertemu dengan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Ruang…

  • Bassa Mawem Cetak Rekor Olimpiade di Speed WR Putra dengan 5,45 Detik

    Panjat tebing memulai debutnya di ajang Olimpiade Tokyo 2020 dengan mempertandingkan nomor combined. Momen bersejarah ini diwarnai pencatatan rekor oleh pemanjat asal Prancis Bassa Mawem untuk kategori speed world record, Selasa (3/8/2021). Dilansir dari laman Olympics.com, Bassa Mawem menjadi yang tercepat dalam babak kualifikasi nomor speed putra yang menjadi salah satu disiplin dari combined. Dalam…

  • Latih Kekuatan Otot Menggunakan Paralon

    Hai Climber, atlet panjat tebing asal Banten Rajiah Salsabillah memanfaatkan paralon untuk melatih kekuatan otot tubuh. Paralon diisi dengan pasir dan semen untuk menambah beban.

  • KILAS BALIK ASIAN GAMES 2018: Indonesia Kawinkan Emas

    Hi Climber! Asian Games 2018 benar-benar menjadi ajang pembuktian kerja keras tim panjat tebing Indonesia. Selain meraih emas dalam nomor speed world record putri, tim panjat tebing Indonesia juga berhasil mengawinkan emas speed relay putra dan speed relay putri. Di babak final tim Indonesia 1 mengalahkan tim senegara Indonesia 2 dengan catatan waktu 18,68 detik….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *