Tak Ada Gym, Dapur pun Oke!

Untuk menjaga kesehatan banyak orang yang berlatih di gym. Niat itu terhalang pandemi Covid-19 yang memaksa untuk di rumah saja.

Tetapi, jangan khawatir. Climber tetap bisa berolahraga di rumah dengan memanfaatkan lingkungan sekitar rumah. Ibaratnya tiada rotan akar pun jadi, tiada alat gym bagian rumah pun oke. Itulah yang dilakukan Nurul Iqamah.

Atlet peraih tiga emas di Asian Championship 2019 ini memanfaatkan dapur dan kusen pintu untuk tetap fit. Ia memakai kostum olahraga lengkap dengan sepatu.

Olahraga yang ia lakukan dimulai dengan menaiki countertop dapurnya. Kemudian ia merayap di antara dinding dengan menempelkan punggung di satu sisi dinding dan kaki di sisi dinding lainnya. Sesi olahraga ditutup dengan pull up dengan memanfaatkan kusen pintu.

Apa yang dilakukan atlet asal NTB ini memberikan motivasi kalau ada niat pasti ada jalan. Berolahraga di saat pandemi pun tetap bisa dilakukan tanpa keluar rumah. Manfaatkanlah lingkungan sekitar untuk tetap aktif. Stay healthy!

Similar Posts

  • Rela Tempuh 4.000 Km dari Papua demi Melihat Papan Panjat

    “Tinggi sekali wallnya, kakak” ujar salah satu Climber FPTI Papua kepada managernya ketika pertama kali melihat speed wall. Berbekal modal pribadi, 4 atlet bersama manager, pelatih, dan salah satu orang tua peserta ikut serta pada Festival Panjat Tebing Anak Nusantara 2022. Empat belas jam perjalanan rela mereka tempuh demi menggapai pengalaman baru. Sesampainya di Pulau…

  • Atlet Jawa Bali Dominasi Lestarikan Panjat Tebing Piala Menpora 2023

    Perhelatan event Lestarikan Panjat Tebing Piala Menpora RI 2023 telah usai digelar di Pakansari, Kabupaten Bogor,  Jawa Barat, 15-17 Desember 2023. Dari hasil perolehan medali, tampak atlet-atlet dari klub di Jawa dan Bali masih mendominasi event yang diramaikan 384 atlet dari 117 klub yang berasal dari 11 provinsi di Indonesia ini. Di nomor lead youth…

  • Bassa Mawem Cetak Rekor Olimpiade di Speed WR Putra dengan 5,45 Detik

    Panjat tebing memulai debutnya di ajang Olimpiade Tokyo 2020 dengan mempertandingkan nomor combined. Momen bersejarah ini diwarnai pencatatan rekor oleh pemanjat asal Prancis Bassa Mawem untuk kategori speed world record, Selasa (3/8/2021). Dilansir dari laman Olympics.com, Bassa Mawem menjadi yang tercepat dalam babak kualifikasi nomor speed putra yang menjadi salah satu disiplin dari combined. Dalam…

  • Manjat Di Gunung Api Purba Nglanggeran

    Hai Climber , Gunung Api Purba Nglanggeran adalah salah satu destinasi wisata alam favorit di kawasan Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Terletak di Kecamatan Pathuk, gunung api yang aktif puluhan juta tahun yang lalu ini, tak hanya memiliki panorama alam yang memukau. Namun, juga menyimpan daya tarik tersendiri bagi para pemanjat. Bagaimana tidak, gunung berbentuk…

  • 4 Tiket Olimpiade Cabor Panjat Tebing Diperebutkan di IFSC Asian Qualifier

    Para atlet panjat tebing terbaik benua Asia bertemu du Jakarta dalam ajang IFSC Asian Qualifier. Mereka kembali tampil, beberapa pekan setelah Asian Games di mana panjat tebing tampil untuk kedua kalinya dalam ajang itu. Ada empat tiket ke Olimpiade Paris 2024 yang diperebutkan dalam IFSC Asian Qualifier yang digelar 9-12 November 2023 di Jakarta ini….

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *