4 Tiket Olimpiade Cabor Panjat Tebing Diperebutkan di IFSC Asian Qualifier

Para atlet panjat tebing terbaik benua Asia bertemu du Jakarta dalam ajang IFSC Asian Qualifier. Mereka kembali tampil, beberapa pekan setelah Asian Games di mana panjat tebing tampil untuk kedua kalinya dalam ajang itu.

Ada empat tiket ke Olimpiade Paris 2024 yang diperebutkan dalam IFSC Asian Qualifier yang digelar 9-12 November 2023 di Jakarta ini. Ibukota Indonesia ini

Ibu kota Indonesia ini sudah menjadi tuan rumah dua tahapan Piala Dunia IFSC pada tahun 2022 dan 2023.

Pada Kamis (9/11/2023) digelar kualifikasi boulder & lead, untuk putaran boulder serta putaran lead.

Jumat (10/11/2023) digelar semifinal boulder & lead, putaran boulder dan putaran lead. Sementara final putaran boulder dan putaran lead nomor boulder & lead baik putra maupub putri digelar Sabtu (11/11/2023).

Sementara itu, pada Minggu (12/11/2023) digelar kualifikasi dan final nomor speed world record putra dan putri.

China  dan Jepang Amankan 1 Tiket

Sementara itu, atlet panjat tebing China berhasil meraih satu tiket ke Olimpiade. Zhang Yuetong berhasil menduduki peringkat pertama dalam nomor boulder & lead wanita dengan nilai total 142,3. Karena kemenangan inilah ia berhak mendapatkan satu tiket ke Olimpiade.

Peringkat kedua diduduki Nonaka Miho dari Jepang dengan poin 140,9 dan tempat ketiga diraih Ito Futaba dari Jepang dengan total poin 135,8.

Sementara itu, atlet panjat tebing Indonesia Lintang Cahyani Sukma berhasil menduduki posisi delapan dalam babak final. Ia mampu membukukan poin 43,6.

Sedangkan pemanjat tebing Tanah Air lainnya hanya mampu melaju hingga semifinal. Mereka yakni Astuti Nafatika dan Aisyah Ramadhaani Suat Nurul.

Unggul di nomor boulder & lead IFSC Asian Qualifier, atlet panjat tebing Jepang juga berhasil mengamankan satu tiket ke Olimpiade.

Ia adalah Anraku Sorata yang berhasil keluar sebagai juara dengan total poin 199,7. Tempat kedua diduduki Pan Yufei dari China dengan total poin 164,9 dan tempat ketiga direbut Lee Dohyun dari Korea dengan total poin 132,5.

Sementara itu, satu atlet panjat tebing Indonesia berhasil masuk peringkat 8 besar di final. Ia adalah Ramadhan Raviandi yang menduduki peringkat tujuh dengan raihan poin 57,7.

 

Similar Posts

  • Pemanjat Anak JCC Kibarkan Bendera Merah Putih

    Hai Climber, Memaknai kemerdekaan Republik Indonesia bisa dilakukan dengan banyak cara. Salah satunya pemanjat cilik dari komunitas Jogjakarta Climbing Club (JCC), mereka mengibarkan Bendera Merah Putih di Jembatan Babarsari, Condong Catur, Sleman, DI Yogyakarta pada Senin (17/8). “Tadi anak-anak mengibarkan bendera berukuran 5×3 meter dengan teknik ‘rappelling’ atau menuruni tebing menggunakan tali,” kata Pelatih JCC…

  • National Series 2 Piala Bupati Kutai Timur Hari ke-2, Atlet Cilik Kutai Timur Kembali Raih Emas

    Kutai Timur–Atlet cilik dari FPTI Kutai Timur Mujahid Jasir, berhasil menambah pundi-pundi emas tuan rumah setelah dalam final nomor lead U-11 putra yang digelar Rabu (22/10) petang berhasil menjadi nomor satu dan berhak mendapatkan medali emas. Mujahid berhasil “come back” setelah di babak kualifikasi menempati urutan empat. Di babak final, meski tidak mencapai top, namun…

  • Mimpi Fitriyani Cetak Atlet Bermental Kuat

    Mendidik generasi muda menjadi pemanjat andal dengan mental tangguh adalah impian Fitriyani. Untuk itulah ia membuka klub panjat tebing Nusantara Sport Climbing di Jogjakarta sejak 28 Oktober 2019

  • Jembatan Babarsari yang Lekat di Hati Pemanjat

    Hi Climber, Jembatan Babarsari yang terletak di Jl. Selokan Mataram, Kledokan, Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta ini memiliki ikatan kuat dengan panjat tebing. Pasalnya, Jembatan Babarsari kerap digunakan untuk latihan panjat tebing sejak 1982. Wakil Ketua II Bidang Gunung dan Tebing Alam PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Setyo Dibyo mengatakan jembatan…

  • Kilas Balik Asian Games 2018: Koleksi Medali Perak dan Perunggu

    Hi Climber, pada perhelatan Asian Games 2018 di Palembang, tim panjat tebing Indonesia tidak hanya mengumpulkan tiga emas. Ada medali-medali lain yang dipersembahkan atlet kebanggaan dan menambah koleksi medali Indonesia dari cabang olahraga ini. Adapun medali tersebut yakni dua perak dan satu perunggu. Dua perak didapat dari nomor speed world record putri dan speed relay…

  • Atlet Panjat Tebing Indonesia Tunjukkan Dominasi di Neom IFSC Masters 2023 Arab Saudi

    Atlet speed putra dan putri Indonesia menunjukkan dominasinya di kompetisi Neom IFSC Masters 2023 di Arab Saudi. Penampilan apik mereka mampu membuahkan 5 medali sekaligus. Tiga atlet speed putri Indonesia berhasil menyabet 3 medali sekaligus setelah terjadi All Indonesian final di partai final yang mempertemukan Rajiah Salsabillah dan Desak Made Rita Kusuma Dewi. Di partai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *