Putrajaya, Malaysia (6 Juli 2025) – Kontingen Panjat Tebing Indonesia kembali mengukir sejarah di hari terakhir ASEAN Climbing Championship 2025 yang diselenggarakan di Putrajaya, Malaysia, (06/07). Setelah meraih 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu di hari sebelumnya, Indonesia berhasil menambah 3 medali emas lagi, menjadikan total perolehan medali 5 emas, 1 perak, dan 1 perunggu dalam kejuaraan ini.
Tiga medali emas tambahan di hari penutup ini dipersembahkan oleh Alma Ariella Tsany, Nur Ismatul Sakdia, dan Ardana Cikal Damarwulan, yang masing-masing menunjukkan performa luar biasa.

Dominasi Atlet Muda Indonesia
Alma Ariella Tsany Mengawinkan Medali dengan Emas Lead Youth Putri
Atlet muda berbakat, Alma Ariella Tsany, berhasil meraih medali emas pada disiplin Lead Youth Putri dengan skor sempurna 50. Ini merupakan medali emas pertamanya di kejuaraan ini dan menjadi medali keduanya setelah sebelumnya meraih medali perak pada disiplin Boulder Youth Putri.
Nur Ismatul Sakdia Raih Emas Boulder Open Putri, Medali Keduanya di Kejuaraan

Nur Ismatul Sakdia, yang akrab disapa Matul, juga menunjukkan kegemilangan dengan menyabet medali emas pada disiplin Boulder Open Putri dengan total poin 39.1. Matul bersaing ketat dengan atlet Singapura dan Thailand. Medali emas ini adalah raihan medali keduanya di kompetisi ini, menyusul medali perunggu yang ia dapatkan satu hari sebelumnya pada disiplin Lead Open Putri.

Ardana Cikal Damarwulan Kawinkan Emas, Dominasi di Dua Disiplin
Performa gemilang juga ditunjukkan oleh Ardana Cikal Damarwulan yang berhasil mengawinkan medali emas pada kompetisi ini. Setelah meraih emas di Boulder Youth Putra, Cikal kembali mempersembahkan medali emas keduanya pada disiplin Lead Youth Putra. Ia mendapatkan skor tertinggi 27+ dari pemanjatan jalur di final, unggul tipis dari dua finalis asal Singapura. Medali perak diraih oleh Mitchell Charles Boyer Hai Jie (Singapura) dengan skor 27, dan medali perunggu oleh Dylan Seow Yong Kang (Singapura) dengan skor 25+.

Official delegate, Arie, yang mendampingi para atlet selama mengikuti kejuaraan di Malaysia, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras para atlet dan doa dari masyarakat Indonesia. Ia mengucapkan terima kasih banyak kepada para atlet yang telah gigih berjuang selama kompetisi dan juga didoakan oleh seluruh masyarakat Indonesia.
“Hasil ini merupakan hasil kerja keras dan kegigihan mereka (atlet) yang telah berjuang menuntaskan kejuaraan dan tak lepas dari banyak dukungan dan doa dari masyarakat Indonesia,” pungkasnya.








