Panjat Tebing DIY Kumpulkan 1 Emas, 1 Perak di Hari Pertama Kejurnas KU Jambi

Tim Panjat Tebing Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menurunkan 16 atlet untuk ambil bagian dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panjat Tebing Kelompok Umur (KU) XVII 2023 yang digelar di Jambi, 21-27 Juli 2023. Pada penyelenggaraan hari pertama, DIY mampu menyabet 1 emas dan satu perak.

Manajer tim panjat tebing DIY Amarsyah mengatakan satu medali emas dipersembahkan oleh Ramaski Arwin Kristanto dalam nomor speed world record junior putra. “Untuk medali perak diraih Naura Jinan Syarifah di nomor speed world record youth B putri,” ujar dia, Jumat (21/7/2023).

Amar mengatakan dalam Kejurnas kali ini, Tim DIY bertekad untuk bisa memperbaiki raihan medali dibandingkan perolehan pada Kejurnas sebelumnya di Situbondo, Jawa Timur. Tahun lalu dalam ajang serupa, Tim DIY hanya mampu meraih lima medali emas, empat perak, dan lima perunggu.

Ia mengungkapkan tim DIY yang memberangkatkan 16 atlet akan didampingi dua pelatih dan tiga ofisial tim. DIY tampil di semua nomor pertandingan.

Adapaun atlet putra putri yang turun kali ini terhitung kelahiran tahun 2004-2005, yakni Tri Satya Windi Atmaja (FPTI Yogya), Ramaski Aswin Kristanto (FPTI Kulonprogo), kelompok youth A (2006-2007) M Febri Yudiansyah (FPTI Yogya).

Pada kelompok youth B (2008-2009) Abdillah Nabihan Tajusa (FPTI Yogya), Athaya Khairul Anas (FPTI Bantul), Satria Bumi Mahardika (FPTI Sleman). Kelompok youth C (2010-2011), Fatih Nashir Maamar (FPTI Yogya), Ahmad Mapanji Ainurido (FPTI Sleman) Mikhail Shira Aydin Habib (FPTI Sleman).

Untuk kelompok putri, di kelompok youth A (2006-2007), Ansya Syira Azwa Aurora S (FPTI Yogya). Atlet pada kelompok youth B (2008-2009), Taqiyya Nur Aziza (FPTI Yogya), Naura Jinan Syarifah (FPTI Bantul). Kelompok youth C (2010-2011) Layla Kheiza Thahira (FPTI Yogya), Hanifah Nur (FPTI Yogya). Kelompok youth D (2012-2013), Restu Aqila Bumi (FPTI Sleman) dan Alfonso Puan Arimbi (FPTI Sleman).

“Untuk tahun ini, kami tidak bisa diperkuat atlet andalan kami, Sukma Lintang Cahyani yang tengah berada di Pelatnas persiapan tampil di kejuaraan dunia,” jelas dia.

Kendati tanpa Lintang, Tim DIY tetap optimistis bisa meraih hasil maksimal. Amarsyah menuturkan jika tahun ini atlet junior DIY cukup mumpuni di kelompok junior dan youth.

“Lintang sebenarnya kita harapkan bisa menyumbang emas di nomor combine dan lead putri, tapi karena tidak bisa ikut, kami masih punya andalan lain di speed, boulder untuk kelompok junior dan youth,” tukasnya.

Kesiapan Tim DIY tak main-main. Tim sudah menjalani latihan sejak Kejuaraan Daerah (Kejurda) KU. Para atlet juga didampingi pelatih Ramadhan Nanto dan Fitriyani, serta ofisial Ryan Windi Atmaja, Septi Sancoko dan Ivan Rivaldi.

“Dengan persiapan ini, kami harap bisa sumbangkan hasil terbaik bagi DIY,” kata dia.

Similar Posts

  • Empat Atlet Putra dan Dua Atlet Putri Lolos ke Final Speed World Climbing Series Wujiang

    Sebanyak empat atlet putra dan dua atlet putri panjat tebing Indonesia berhasil lolos ke babak final nomor speed World Climbing Series yang digelar di Wujiang, Tiongkok, Minggu (10/5). Dalam babak kualifikasi, para atlet putra Indonesia mampu menorehkan waktu pemanjatan yang cukup baik sehingga mereka menduduki peringkat 8-11 secara berurutan. Raharjati Nursamsa dapat menorehkan waktu tercepatnya…

  • Tetap Aktif di Tengah Pandemi

    Hai Climber! berada di tengah pandemi Covid-19 tak lantas membuat tubuh berhenti aktif bergerak. Seperti yang dilakukan para atlet panjat tebing kebanggaan Nusantara.

  • Bersinar di Asian Kids Championship, Atlet Panjat Tebing Cikal Raih Dua Medali

    Lagi-lagi, gebrakan diberikan atlet panjat tebing Indonesia di kancah internasional. Biasanya, Indonesia mendominasi untuk nomor speed world record bahkan sampai memecahkan rekor dunia. Namun, kali ini gebrakan diberikan Cikal Damarwulan Ardana yang mampu menunjukkan taringnya di nomor lead dan boulder. Atlet asal Jawa Barat ini mampu meraih satu perak dari lead youth C putra dan…

  • Indonesia Raih 3 Emas Tambahan, Total 5 Emas di ASEAN Climbing Championship 2025

    Putrajaya, Malaysia (6 Juli 2025) – Kontingen Panjat Tebing Indonesia kembali mengukir sejarah di hari terakhir ASEAN Climbing Championship 2025 yang diselenggarakan di Putrajaya, Malaysia, (06/07). Setelah meraih 2 emas, 1 perak, dan 1 perunggu di hari sebelumnya, Indonesia berhasil menambah 3 medali emas lagi, menjadikan total perolehan medali 5 emas, 1 perak, dan 1…

  • National Series 2 Piala Bupati Kutai Timur, RHC Gresik Kawinkan Medali Emas Lead U-15

    Kutai Timur–RHC Gresik, Jawa Timur sukses mengawinkan emas setelah dua atletnya berhasil menjadi nomor satu di nomor Lead U-15. Adalah Raden Rizky Ragil Putra Widarto dan Riris Athaa Haanifah dua atlet RHC Gresik, Jawa Timur yang berhasil meraih medali emas nomor Lead U-15 Putra dan Putri. Rizky berhasil merebut medali emas nomor Lead U-15 Putra…

  • Kembali Banggakan Indonesia, Veddriq Raih Emas Speed Putra World Cup Villars

    Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo. Pemegang rekor dunia speed putra ini berhasil menyabet medali emas speed putra dalam IFSC Climbing World Cup Villars, Swiss, Sabtu (3/7/2021). Dalam babak final, Veddriq harus berhadapan dengan atlet Rusia Dmitrii Timofeev. Veddriq melaju kencang seolah ingin memecahkan rekornya sendiri ketika berlaga di IFSC Climbing…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *