Mei 2018, Aries Susanti Rahayu seperti terlahir kembali. Atlet asal Grobogan, Jawa Tengah ini sukses menyabet medali emas setelah menjadi yang tercepat dalam IFSC World Cup Series di Chongqing, China. Momentum ini seperti cambuk yang melecut dirinya terus meraih prestasi pada turnamen-turnamen selanjutnya.

Similar Posts

Festival Panjat Tebing Anak Nusantara: Kualifikasi Boulder U10-12
Setiap kegiatan di Festival Panjat Tebing Anak Nusantara 2022 selalu berlangsung meriah, termasuk babak Kualifikasi Boulder 10-12 tahun. Kualifikasi ini berlangsung pada hari Rabu, 29 Juni. Buat Climber Kids dan para penonton yang sudah meramaikan, kamu keren banget! #PlanetClimber #climbing

CLIMBING HISTORY | Taklukkan Planetarium Harry Suliztiarto Kenalkan Panjat Tebing
42 tahun lalu, Harry Suliztiarto masih mahasiswa. Muda dan garang. Semangatnya untuk mengenalkan olahraga panjat tebing sedemikian kuat mengalir dalam urat nadinya. Semangat inilah yang mendorongnya nekat memanjat planetarium, salah satu gedung yang menjadi ikon di ibu kota Indonesia. Simak kisahnya.

EVENT | 10 Atlet Muda Terbaik Lolos Seleksi Nasional
Sebanyak 10 atlet panjat tebing junior dinyatakan lolos seleksi timnas junior panjat tebing Indonesia dan akan mengikuti pemusatan latihan nasional (pelatnas) PP FPTI di Jakarta. Kesepuluh atlet yang lolos, terdiri dari 4 atlet putra dan 6 atlet putri, dengan rentang usia 15-17 tahun. Mereka adalah Musawir (Aceh), Moh. Ferza Fernanda Abdi (Kalimantan Selatan), M. Rizky…

BEST MOMENT | 3 Moment Terbaik Nurul Iqamah
Tahun 2019 menjadi tahun terbak baik Nurul Iqamah. Atlet panjat tebing asli Nusa Tenggara Barat ini akhirnya berdiri di podium tertinggi. Tidak tanggung-tanggung, Nurul Meraih tiga medali emas sekaligus di ajang Asian Championship 2019 yang digelar di Bogor, Indonesia.

VIDEO | Cara Sang Juara Dunia Jaga Kebugaran Saat #dirumahaja
Aries Susanti Rahayu, pemegang rekor dunia panjat tebing punya cara tersendiri untuk menjaga kebugaran saat pandemi dan semua orang harus #dirumahaja

VIDEO | Pandemi Covid-19, Veddriq Leonardo Fokus Jaga Kebugaran
Atlet panjat tbeing peraih medali emas nomor speed world record Asian Championship 2019 Veddriq Leonardo dipaksa berlatih boulder selama pandemi Covid-19. Barang tentu, bagi atlet asli Pontianak, Kalimantan Barat ini, sangat berat. Apalagi, selama ini atlet yang dijuluki Si Darah Dingin ini dikenal sebagai atlet spesialis speed. Namun, inilah yang terbaik bagi Veddriq untuk menjaga kebugaran mengingat dirinya tidak bisa berlatih di wall dengan leluasa akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.







