Ramaski Awsin Kristanto, atlet panjat tebing kelahiran Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta ini rela bekerja menjadi kuli pasir agar bisa beli bensin untuk berlatih di Jogjakarta. Meski gagal menembus Pelatnas Junior, namun perjuangannya untuk Ibu tak bakal surut. Ramaski akan terus memanjat untuk Ibunya yang menderita kebocoran jantung.

Similar Posts

BEST MOMENT | Tua-tua Keladi Abudzar Yulianto
Abudzar Yulianto menjadi atlet paling senior di skuad timnas panjat tebing Indonesia untuk Asian Games 2018. Meski demikian, konsistensinya mampu mengalahkan yunior-yuniornya dengan meraih medali emas nomor speed beregu putra. Konsistensi Abudzar juga teruji di berbagai kompetisi panjat tebing internasional. Wajar jika kemudian disebut sebagai tua-tua keladi.

VIDEO | 5 Momen Terbaik Aries Susanti Rahayu 2018
Tahun 2018 menjadi tahun kebangkitan Indonesia di ajang panjat tebing dunia. Aries Susanti Rahayu menggebrak dengan meraih tiga medali emas di ajang IFSC WorldCup dan dua emas di Asian Games 2018 Palembang. Planet Climber merangkum lima momen istimewa tersebut dalam video ini.

BEST MOMENT | Momen Terbaik Veddriq Leonardo
Mengawali karir di timnas panjat tebing Indonesia sebagai sparing partner, Veddriq Leonardo kini menjadi tulang punggung. Prestasinya pun mentereng dengan menyabet medali emas di berbagai kejuaraan interenasional. Berikut momen terbaik Veddriq Leonardo.

VIDEO | Climbing at Home Nurul Iqamah
Atlet panjat tebing peraih tiga medali emas Asian Championship 2019 Nurul Iqamah memanfaatkan interior rumahnya untuk berlatih di masa pandemi covid-19. Barang tentu ini tidak ideal, tapi, inilah yang paling mungkin dilakukan para atlet panjat di saat semua kegiatan di luar ruangan terhenti.

BEST MOMENT | Momen Terbaik Rindi Sufriyanto
SETIAP kali menjajal papan panjat, adrenalin Rindi Sufriyanto selalu terpompa. Olahraga ekstrem ini selalu membuat lajang kelahiran Probolinggo, 15 Mei 1991 ini tertantang. Adrenalin inilah yang membuat Rindi menekuni hobi yang ia kenal ketika duduk di bangku SMK. Kala itu ia dikenalkan oleh kakak kelasnya di komunitas pencinta alam. Ia berkenalan dengan panjat tebing dan…

VIDEO | Pandemi Covid-19, Veddriq Leonardo Fokus Jaga Kebugaran
Atlet panjat tbeing peraih medali emas nomor speed world record Asian Championship 2019 Veddriq Leonardo dipaksa berlatih boulder selama pandemi Covid-19. Barang tentu, bagi atlet asli Pontianak, Kalimantan Barat ini, sangat berat. Apalagi, selama ini atlet yang dijuluki Si Darah Dingin ini dikenal sebagai atlet spesialis speed. Namun, inilah yang terbaik bagi Veddriq untuk menjaga kebugaran mengingat dirinya tidak bisa berlatih di wall dengan leluasa akibat Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.







