Sebanyak enam atlet Timnas Panjat Tebing Indonesia berhasil mengamankan tiket ke babak final speed dalam World Climbing Series Madrid, Spanyol, Minggu (31/5). Para atlet pun siap tampil all out untuk mencapai hasil terbaik.
Enam atlet tersebut terdiri dari tiga atlet putra dan tiga atlet putri. Adapun atlet putra yang lolos yakni Veddriq Leonardo, Antasyafi Robby Al Hilmi, dan Raharjati Nursamsa.
Veddriq sukses mengamankan peringkat keempat dengan mencatatkan waktu tercepatnya 4,92 detik. Antasyafi menduduki peringkat 10 dengan catatan waktu terbaik 5,04 detik, sedangkan Raharjati berada di peringkat 16 dengan catatan waktu 5,13 detik.
Wakil Indonesia lainnya di tim putra yakni Aditya Tri Syahria belum berhasil menembus final. Ia mencatatkan waktu terbaiknya 5,34 detik dan harus puas berada di peringkat 27.
Sementara, seluruh wakil Indonesia di tim putri berhasil lanjut ke babak final. Tiga atlet speed putri Desak Made Rita Kusuma Dewi, Rajiah Salsabillah, dan Berthdigna Devi Surya Kusuma berhasil masuk 16 besar sehingga berhak lolos ke final. Desak Made mampu mencatatkan waktu terbaiknya yakni 6,58 detik dan bertengger di peringkat empat. Rajiah mencatatkan waktu terbaiknya 6,81 detik dan menduduki peringkat sembilan. Sementara, Berthdigna Devi mengamankan peringkat 16 dengan mencatatkan waktu 7,07 detik.
Final digelar di hari yang sama, Minggu (31/5) dan disiarkan langsung di kanal YouTube World Climbing.
Sebelumnya, sebanyak tujuh atlet panjat tebing andalan Indonesia bertolak ke Madrid, Spanyol, Rabu (27/5) untuk mengikuti World Climbing Series di Alcobendas, Madrid, Spanyol. Tujuh atlet itu turun di nomor speed. Para atlet diharapkan bisa memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan seri World Climbing sebelumnya.








