Empat Atlet Putra dan Dua Atlet Putri Lolos ke Final Speed World Climbing Series Wujiang

Sebanyak empat atlet putra dan dua atlet putri panjat tebing Indonesia berhasil lolos ke babak final nomor speed World Climbing Series yang digelar di Wujiang, Tiongkok, Minggu (10/5).

Dalam babak kualifikasi, para atlet putra Indonesia mampu menorehkan waktu pemanjatan yang cukup baik sehingga mereka menduduki peringkat 8-11 secara berurutan. Raharjati Nursamsa dapat menorehkan waktu tercepatnya yakni 4,84 detik, Kiromal Katibin dengan catatan waktu 4,87 detik, Aditya Tri Syahria dengan 4,88 detik, dan Veddriq Leonardo dengan 4,88 detik.

Sementara itu, di nomor putri, dua atlet Indonesia berhasil mengamankan tempat di babak final. Kedua atlet tersebut adalah Desak Made Rita dan Rajiah Salsabillah. Dalam babak kualifikasi Desak Made mencatatkan waktu 6,37 detik dan bertengger di peringkat lima. Sementara Rajiah menorehkan waktu 6,84 detik dan berada di peringkat 12.

Tentunya di babak final, para atlet akan memberikan penampilan yang lebih baik sehingga bisa meraih kemenangan.

Asisten Pelatih Fitriyani mengungkapkan tidak ada cara lain untuk mencapai kesuksesan selain kerja keras. Pasalnya, persaingan di nomor speed saat ini sangatlah ketat. Para atlet harus terus memacu diri agar tampil semakin baik setiap harinya.

“Seri Wujiang ini memberi gambar jelas kepada tim pelatih dan atlet bahwa peta persaingan sudah berubah menjadi sangat ketat. Tidak ada cari lain selain kerja keras. Untuk atlet yang lolos harus tetap fokus karena pada putaran final, kekuatan mental akan menjadi kunci,” ujar dia.

Timnas Panjat Tebing Indonesia menurunkan sembilan atlet yang berlaga di nomor speed. Di nomor putra terdapat lima atlet yang berlaga yakni Veddriq Leonardo, Kiromal Katibin, Antasyafi Robby, Aditya Tri Syahria, dan Raharjati Nursamsa. Sementara, nomor putri diperkuat Desak Made Rita, Kadek Adi Asih, Rajiah Salsabillah, dan Berthdigna Devi.

Nomor speed memang diprediksi menjadi nomor yang panas dengan persaingan super ketat. Hal ini lantaran pencapaian atlet Tiongkok Zhao Yicheng yang memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 4,58 detik.

Pelatih speed Indonesia Galar Pandu Asmoro mengingatkan atletnya untuk tetap fokus pada lomba karena gelaran world climbing series juga menjadi ajang persiapan Asian Games di Nagoya, Jepang, September 2026.

“Tentu saja teman-teman atlet panas begitu ada rekor baru. Tapi, itu lebih menjadi target individual. Sebagai pelatih kami lebih ingin atlet-atlet memanjat dengan maksimal tanpa melakukan kesalahan.”

Babak final akan digelar di hari yang sama, Minggu (10/5) pukul 19.00 WIB. Final akan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube World Climbing.

Similar Posts

  • Ikuti Jejak Kakak, Kini Rajiah Jadi Atlet Andalan

    Hi Climber! Berkenalan dengan olahraga panjat tebing sejak usia 14 tahun membuat Rajiah Salsabillah menjadi salah satu atlet muda berbakat andalan indonesia. Kejuaraan Asian Championship 2017 di Tehran, Iran menjadi salah satu kejuaraan yang paling berkesan. Pasalnya untuk pertama kalinya gadis kelahiran 30 April 1999 ini berhasil membawa pulang medali perak dalam kejuaraan internasional. Sepanjang…

  • Jadi Tuan Rumah, FPTI Siap Sukseskan IFSC World Cup 2022

    Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sukses melaksanakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2021 pada Kamis-Jum’at, (9-10/12). Rakernas yang dilaksanakan di Hotel Royal Kuningan berlangsung sangat kondusif dan dipenuhi energi semangat karena dihadiri oleh semua pengurus pusat dan pengurus provinsi dari 31 Provinsi. Semua pengurus yang hadir mempunyai semangat dan kemauan yang sama, yaitu menyukseskan gelaran terakbar…

  • 10 Atlet Panjat Tebing Mendapat Vaksin Covid-19

    Hai Climber! Sebanyak 10 atlet cabang olah raga panjat tebing ikut mendapatkan vaksinasi Covid-19 di Istora Senayan Jakarta, Jumat (26/22021). Kesepuluh atlet yang divaksinasi adalah para atlet Pelatnas, yang terdiri dari Aspar Jaelolo, Kiromal Katibin, Rahmad Adi Mulyono, Vedriq Leonardo, Zaenal Aripin, Alviany Ver Khadijah, Desak Made Rita KD, Rajiah Salsabillah dan Nurul Iqamah. Wakil…

  • Inilah Atlet Panjat Tebing yang Memiliki Tiket ke Olimpiade

    International Federation of Sport Climbing (IFSC) telah mengumumkan nama-nama pemanjat tebing yang lolos kualifikasi dan berhak atas tiket ke Olimpiade Tokyo. Dalam daftar tersebut, IFSC mencantumkan 19 nama pemanjat tebing wanita dan 19 pemanjat tebing laki-laki dari berbagai negara. Selama IOC Session ke-129 di Rio de Janeiro 2016, the International Olympic Committee (IOC) menambahkan Sport…

  • Robby Raih Satu Perak di Ajang World Climbing Series Madrid

    Satu medali perak berhasil diraih Timnas Panjat Tebing Indonesia dalam gelaran World Climbing Series Madrid, Spanyol, Minggu (31/5). Medali tersebut dipersembahkan oleh Antasyafi Robby Al Hilmi dari nomor speed putra. Podium ini pun menjadi podium pertama yang ia raih di World Climbing Series. Sebelumnya, ia berhasil membawa pulang perak di Asian Beach Games untuk nomor…

  • Kejurda Panjat Tebing untuk Seleksi Sirkuit Nasional

    Setelah hampir 3 tahun vakum karena pandemi, akhirnya Kejuaraan Daerah (Kejurda) Panjat Tebing DIY kembali hadir. Sebanyak 78 atlet bertanding pada Kejurda yang dilaksanakan di Arena Panjat Tebing Stadion Mandala Krida Yogyakarta, 20-24 Juli 2022. Atlet yang berlaga merupakan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di DIY, di antaranya Kabupaten Sleman, Kulonprogo, Gunungkidul, Bantul, dan…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *