Satu atlet Timnas Panjat Tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani berhasil lolos di babak kualifikasi lead putra dalam ajang World Climbing Series Wujiang, Tiongkok, Jumat (8/5/2026).
Dalam babak kualifikasi, ia berhasil bertengger di peringkat ke empat. Ia juga berhasil mencapai Top di jalur satu. Putra Tru Ramadani akan bersaing dengan 23 atlet lain dari berbagai negara di babak semifinal.
Putra Tri Ramadani mengungkapkan cukup puas dengan hasil yang ia raih. Bagi dia, bisa lolos di babak kualifikasi sudah merupakan pencapaian tersendiri. “Bisa lolos ke babak berikutnya itu sudah pencapaian. Tapi, saya ingin terus melaju. Jadi, mohon doanya ya,” ujar dia.
Menanggapi hasil kualifikasi ini, Pelatih Lead Timnas Panjat Tebing Indonesia Amri mengaku memang sudah sesuai dengan perkiraan. Putra Tri Ramadani diharapkan tidak kelihangan fokus sehingga langkahnya tak akan terhenti di babak selanjutnya.
“Keberhasilan Putra Tri Ramadani lolos ke babak selanjutnya memang sudah sesuai prediksi. Tinggal menjaga fokus agar terus bisa melaju ke babak berikutnya,” ujar dia.
Di nomor lead putra, timnas panjat tebing Indonesia menurunkan dua atlet yakni Putra Tri Ramadani dan Raviandi Ramadan.
Sementara, di kelompok putri, sayangnya tidak ada perwakilan Indonesia yang lolos di babak kualifikasi. Di nomor lead putri, Indonesia menurunkan Sukma Lintang Cahyani dan Alma Ariella Tsany.
Amri menambahkan, wajar saja jika atletnya khusnusnya Alma merasa agak gugup. Mengingat event ini merupakan kali pertama ia berlaga di seri World Climbing.
“Ini adalah world climbing series pertana bagi Alma. Jadi mungkin dia sedikit gugup. Tapi, dia cukup punya potensi sehingga harus mendapat jam terbang,” kata dia.
Putra Tri Ramadani hanya satu di antara 13 atlet tim nasional panjat tebing Indonesia yang tampil di World Climbing Series Wujiang, Tiongkok, yang digelar pada Jumat-Minggu (8-10/5).
Sebanyak 13 atlet tersebut mengikui dua nomor yang dilombakan di seri pembuka musim kompetisi 2026, yakni nomor speed dan nomor lead. Timnas menurunkan lima atlet putra dan empat atlet putri untuk berlaga di nomor speed. Ada pun di nomor lead, timnas masing-masing menurunkan dua atlet putra dan putri.
World Climbing Series Wujiang ini benar-benar bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pemanjatan khususnya lead. Dalam ajang ini, hasil latihan dan mental atlet Indonesia akan benar-benar teruji.








