BEKASI–Sebanyak 13 atlet timnas panjat tebing Indonesia, Selasa (5/5) malam, bertolak ke Tiongkok. Mereka akan berlaga di World Climbing Series yang digelar di Wujiang pada Jumat-Minggu (8-10/5).
Ketiga belas atlet tersebut akan mengikui dua nomor yang dilombakan di seri pembuka musim kompetisi 2026, yakni nomor speed dan nomor lead. Timnas menurunkan lima atlet putra dan empat atlet putri untuk berlaga di nomor speed. Ada pun di nomor lead, timnas masing-masing menurunkan dua atlet putra dan putri.
Nomor speed akan menjadi nomor yang panas dengan persaingan super ketat setelah atlet Tiongkok Zhao Yicheng memecahkan rekor dunia dengan catatan waktu 4,586 detik. Akan tetapi pelatih speed Indonesia Galar Pandu Asmoro mengingatkan atletnya untuk tetap fokus pada lomba karena gelaran world climbing series juga menjadi ajang persiapan Asian Games di Nagoya, Jepang, September mendatang.
“Tentu saja teman-teman atlet panas begitu ada rekor baru. Tapi, itu lebih menjadi target individual. Sebagai pelatih kami lebih ingin atlet-atlet memanjat dengan maksimal tanpa melakukan kesalahan.”
Sementara itu, pelatih nomor lead Amri menyebut World Climbing Series Wujiang ini benar-benar bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pemanjatan. “Di sini (Wrold Climbing Series Wujiang), akan diuji hasil latihan dan mental atlet kita,” imbuh Amri.
Berikut nama-nama atlet yang berlaga di World Climbing Series Wujiang:
Speed Putra:
1. Veddrriq Leonardo
2. Kiromal Katibin
3. Antasyafi Robby
4. Aditya Tri Syahria
5. Raharjati Nursamsa
Speed Putri:
1. Desak Made Rita
2. Kadek Adi Asih
3. Rajiah Salsabillah
4. Berthdigna Devi
Lead Putra:
1. Putra Tri Ramadani
2. Raviandi Ramadan
Lead Putri:
1. Sukma Lintang Cahyani
2. Alma Ariella Tsany








