143 Atlet Ramaikan Cartens Wall Climbing Competition se Jawa Bali

143 Atlet Ramaikan Cartens Wall Climbing Competition se Jawa Bali

Jepara–Sebanyak 143 atlet mengikuti Cartens Wall Climbing Competition (CWCC) yang digelar Mahasiswa Pecinta Alam Cikara Rimba Tilas Buana (Mapala Cartens) di Sport Center Unisnu Jepara, Kamis-Minggu (24-27/7).

Para atlet berasal dari 60 klub yang tersebar di Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur serta Jawa Tengah.

Selama empat hari gelaran CWCC mereka memperebutkan 6 medali emas dan hadiah uang tunai sebanyak 16 juta rupiah untuk nomor lead yang terbagi dalam kategori U13 putra-putri, U19 putra, mahasiswa pecinta alam (Mapala) putra, serta kategori umum putra-putri.

Ketua panitia CWCC Ahmad Arifianto menyebut, lomba ini merupakan upaya Mapala Cartens memberikan kontribusi pada olahraga panjat tebing. Apalagi, panjat tebing telah menembus langit tertinggi olahraga dengan meraih emas olimpiade.

“Capaian ini tentu saja memberikan kebanggaan dan harus didukung dengan kompetisi yang terus menerus. Nah, Mapala Cartens berusaha memberi kontribusi dalam bentuk kompetisi meski hanya skala regional,” ungkap Arifianto.

Dari enam medali emas yang diperebutkan masing-masing diraih Restu Aqila Bumi dari Nusantara Sport Climbing Yogyakarta untuk kategori U13 putri. Sedang untuk kategori U13 putra, medali emas direbut Keandra Alvaro dari TCC 99 Malang, Jawa Timur.

Restu Aqila Bumi dari Nusantara Sport Climbing Yogyakarta raih medali emas untuk kategori Lead U13 Putri.Medali emas untuk kategori umum putra-putri masing-masing diraih Athaya Khairul Anas dari FPTI Bantul dan Dinnar Zahratussyita Sheffa Afizta dari FPTI Kendal, Jawa Tengah. Selain meraih emas kategori umum putra, Athaya Khairul Anas dari FPTI Bantul juga meraih medali emas kategori U19 putra.

Ada pun medali emas untuk kategori Mapala Putra direbut Kukuh Pamungkas dari KMPA Faktapala UIN Saizu Purwokerto, Jawa Tengah.

***

Similar Posts

  • Pecahkan Rekor Dunia, Tim Speed Relay Putri Raih Emas di Asian Beach Games

    Sanya – Duo Putri Speed Relay Timnas Panjat Tebing Indonesia sukses menyabet medali emas pada perlombaan panjat tebing disiplin speed relay di Asian Beach Games Sanya 2026 pada Rabu, 29/04. Kemenangan Desak dan Asih menjadi sempurna tatkala keduanya juga berhasil memecahkan rekor dunia speed relay putri dengan catatan waktu 13,174 detik saat bermain di semifinal…

  • KILAS BALIK ASIAN GAMES 2018: Indonesia Kawinkan Emas

    Hi Climber! Asian Games 2018 benar-benar menjadi ajang pembuktian kerja keras tim panjat tebing Indonesia. Selain meraih emas dalam nomor speed world record putri, tim panjat tebing Indonesia juga berhasil mengawinkan emas speed relay putra dan speed relay putri. Di babak final tim Indonesia 1 mengalahkan tim senegara Indonesia 2 dengan catatan waktu 18,68 detik….

  • Pengurus FPTI Maluku 2019-2023 Dilantik

    Hai Climber! Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Maluku masa bakti 2019-2023 resmi dilantik, Sabtu (13/2/2021). Kepengurusan periode ini pun dinahkodai Rovik Akbar Afifudin sebagai Ketua Umum. Sementara Ketua Harian dipegang Alwi Ode. Rovik terpilih melalui Musyawarah Provinsi (Muprov) II yang digelar di Ambon, Senin (2/12/2019). Ia terpilih secara aklamasi. Kala itu, Rovik…

  • Panjat Tebing Indonesia Kawinkan Perak Speed Relay di Asian Games 2022

    Tim panjat tebing Indonesia kembali mengumpulkan medali dalam 19th Asian Games di Hangzhou, China. Kali ini, Indonesia mampu mengawinkan medali perak untuk kategori speed relay putra dan putri. Sayangnya, capaian ini menunjukkan penurunan jika dibandingkan pada Asian Games 2018 di mana di nomor yang sama Indonesia mampu mengawinkan medali emas. Pada final speed relay, Rabu…

  • Popnas XVII Jakarta, Jawa Tengah Kawinkan Emas Nomor Speed

    Jakarta–Kontingen Jawa Tengah sukses mengawinkan medali emas nomor speed world record melalui dua atletnya Aeifhel Tri Andika dan Rerynta Alfreandasyahayu. Aeifhel yang di babak kualifikasi menempati peringkat tiga berhasil memacu performanya hingga babak big final. Berhadapan dengan Hamman Fadhlurrahman dari Jawa Timur, Aefhel unggul jauh dengan catatan waktu 5,67 detik berbanding 7,84 detik. Hammam harus…

  • Veddriq Leonardo Raih Emas dan Pecah Rekor Dunia Kurang dari 5 Detik!

    SEOUL – Atlet panjat tebing Indonesia Veddriq Leonardo, mempertajam rekor dunia yang baru diraihnya, di ajang IFSC Climbing World Cup 2023 yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Sekaligus menyabet medali emas, di ajang kompetisi yang sama (28/4/2023). Veddriq kembali memecahkan rekor dunia tercepat, pada kategori Speed, di seri pertama putaran kualifikasi, dengan catatan waktu 4,90…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *